![]() |
| Prosesi pemakaman bocah 8 tahun di TPU Karangraharja, Cikarang Utara. (Bawah) Aparat Desa, Bhabinkamtibmas dan warga berkumpul di rumah duka usai kejadian di Danau Serapan GCC. |
Pasangan Ahmad Junaedi dan Dea, orang tua korban, tak kuasa menahan kesedihan saat tim penyelamat dan warga mengevakuasi jasad anak pertamanya tersebut.
Ketua RT 01/03, Husin, yang ikut dalam pencarian menceritakan detik-detik penemuan korban.
"Saya bersama tim SAR sedang melakukan pencarian menggunakan senter. Tiba-tiba ada riak air dan terlihat wajah almarhum," ujar Husin, Senin dini hari.
Menurutnya, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa pulang ke rumah duka. Peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan kumandang azan Subuh, sekitar pukul 04.00 WIB.
Kepala Desa Karangraharja, Suhendra AR, yang datang melayat ke rumah duka, mengaku telah berulang kali memperingatkan warga agar melarang anak-anak bermain di sekitar danau serapan tersebut.
"Itu danau serapan kedalamannya bisa mencapai 12 meter dengan luas kurang lebih 7.000 meter persegi. Jika ada anak-anak yang bermain di sana, pasti kami marahi," tegas Suhendra.
Ia menambahkan, pihaknya bersama pengurus lingkungan dan petugas keamanan perumahan secara rutin melakukan patroli dan pelarangan.
"Ini kejadian pertama dan jangan sampai terulang lagi. Saya berpesan, mari bersama-sama kita menjaga dan memperhatikan anak-anak kita agar tidak bermain di area danau itu," pungkasnya.





