Cyberindo.id

BREAKING NEWS

Cyberindo.id...

28/10/2026

Kabupaten Bekasi Kirim Tiga ASN Terbaik di Penilaian ASN Berprestasi Tingkat Jabar 2026

Kabupaten Bekasi Kirim Tiga ASN Terbaik di Penilaian ASN Berprestasi Tingkat Jabar 2026
Rabu, Oktober 28, 2026
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menghadiri visitasi Tim Penilai ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat 


Cyberindo.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menghadiri visitasi Tim Penilai ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Kantor Bappeda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (28/10/2026).

Kabupaten Bekasi mengirimkan tiga kandidat terbaik yang terdiri dari satu ASN kategori Jabatan Administrator dan dua ASN kategori Jabatan Pengawas untuk mengikuti penilaian tersebut.

Sekda Endin Samsudin menyampaikan, keikutsertaan ketiga kandidat tersebut merupakan upaya untuk membawa nama baik Kabupaten Bekasi sekaligus menjadi pendorong peningkatan kualitas aparatur sipil negara.


"Penilaian ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk apresiasi dan motivasi bagi ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, integritas, serta inovasi dalam pelayanan publik," ujar Endin.

Adapun tiga ASN yang mewakili Kabupaten Bekasi dalam penilaian tersebut adalah:

1. Fadly Marissatrio, S.E., http://M.IP. - Kategori Jabatan Administrator
2. Emalia Agustina, S.T., http://M.Si. - Kategori Jabatan Pengawas
3. Dr. R. Adi Pranaya, M.ArS., MKK. - Kategori Jabatan Pengawas

Endin berharap ketiga kandidat dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Bekasi, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi hingga tingkat nasional.

"Kami berharap ketiganya dapat meraih hasil terbaik dan membawa prestasi Kabupaten Bekasi hingga tingkat nasional," pungkasnya.


Baca Selengkapnya

Dinas Perikanan Kembali Gelar SIAP BUGARKAN di Desa Pahlawan Tarumajaya

Dinas Perikanan Kembali Gelar SIAP BUGARKAN di Desa Pahlawan Tarumajaya
Rabu, Oktober 28, 2026

Kepala Bidang Penguatan Daya Saing, Wahyudin dan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi di giat Siap Bugarkan 
Cyberindo.id - Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi kembali menggelar program SIAP BUGARKAN (Strategi Intervensi Inklusif Aksi Peningkatan Konsumsi Melalui Budaya Gemar Makan Ikan) di Desa Pahlawan, Kecamatan Tarumajaya, Rabu (28/10/2026).

Program ini merupakan strategi Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat melalui konsumsi ikan. Selain itu, gerakan gemar makan ikan diharapkan mampu menjadi solusi untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi yang diwakili Kepala Bidang Penguatan Daya Saing, Wahyudin mengatakan pelaksanaan program SIAP BUGARKAN tidak dilakukan secara menyeluruh di seluruh desa, melainkan menyasar lokasi-lokasi khusus di beberapa kecamatan.

"Pelaksanaan kegiatan ini tidak menyeluruh, melainkan ada lokasi-lokasi khusus di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Bekasi yang menjadi sasaran program," ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dalam kegiatan tersebut.

"Pertama, terima kasih kepada Ketua DPRD yang sudah berkenan hadir pada kegiatan SIAP BUGARKAN hari ini," ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan membagikan ikan segar kepada masyarakat sebagai bentuk intervensi langsung untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan, terutama bagi anak-anak dan keluarga berisiko stunting.




Baca Selengkapnya

Bupati Bekasi Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Generasi Patriotik dan Berempati

Bupati Bekasi Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Generasi Patriotik dan Berempati
Rabu, Oktober 28, 2026

Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 
Cyberindo.id - Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (28/10/2026).


Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, ASN, organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bekasi membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI. Ia menegaskan peringatan Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, karakter kebangsaan, serta kepedulian sosial generasi muda.


Bupati menekankan, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan kemajuan teknologi, melainkan juga oleh karakter generasi mudanya.


"Kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan dan teknologi, tetapi juga oleh karakter yang kuat, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama," ujar Asep saat membacakan amanat Menpora.


Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pemuda di Kabupaten Bekasi untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.


"Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui pengabdian, prestasi, inovasi, dan kepedulian sosial. Inilah modal utama untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik," tegasnya.


Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap pemuda dapat menjadi penggerak perubahan yang patriotik, gigih, dan berempati terhadap persoalan bangsa.



Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (28/10). Peringatan ini menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, karakter kebangsaan, dan kepedulian sosial generasi muda.


Membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Bupati Bekasi menekankan pentingnya membentuk generasi yang patriotik, gigih, dan berempati. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan dan teknologi, tetapi juga oleh karakter kuat, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama.


Melalui peringatan ini, Bupati mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan berkontribusi nyata bagi bangsa. Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui pengabdian, prestasi, inovasi, serta kepedulian sosial demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Baca Selengkapnya

Jelang Pelantikan 4 November, Sengketa Pilkades Tamansari Belum Tuntas, Kuasa Hukum Desak PSU

Jelang Pelantikan 4 November, Sengketa Pilkades Tamansari Belum Tuntas, Kuasa Hukum Desak PSU
Rabu, Oktober 28, 2026

Polemik Pilkades Tamansari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus bergulir.
Cyberindo.id - Polemik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tamansari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus bergulir. Salah satu calon kepala desa melalui kuasa hukumnya, Michael, menduga ada kecurangan yang perlu ditindaklanjuti pihak berwenang.

Dugaan itu mengemuka setelah mediasi yang melibatkan penggugat, panitia Pilkades, dinas terkait, dan kejaksaan belum mencapai kesepakatan.

"Mediasi ini bukan menentukan apakah persoalan ini bisa lanjut atau tidak. Masing-masing pihak masih bertahan dengan pendapat dan data yang dimiliki. Kami berterima kasih karena mediasi sudah diakomodasi sebagai bagian dari prosedur, namun ini bukan keputusan akhir," ujar Michael, Selasa. 27/10/2024.

Persoalan Domisili Pemilih

Michael menjelaskan, keberatan pihaknya salah satunya terkait syarat domisili pemilih yang harus berdomisili minimal enam bulan.

Menurutnya, sejak awal telah ada kesepakatan bahwa warga yang belum memenuhi syarat itu tidak boleh memilih. Namun dalam pelaksanaannya, ketentuan tersebut ditafsirkan berbeda oleh pihak terkait.

"Kami menduga ada persoalan yang terjadi secara sistematis. Dari awal sudah ada kesepakatan bahwa yang berdomisili enam bulan tidak boleh mengikuti, tetapi pihak lain menyampaikan itu hanya interpretasi. Ini akan kami buktikan. Tim kami juga akan turun ke lapangan untuk memperkuat dalil," katanya.

Desak PSU di TPS 14

Pihaknya secara resmi meminta pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 14 Desa Tamansari.

"Klien kami sejak mendaftar sudah siap menang dan siap kalah, selama proses berjalan baik dan adil. Kalau prosesnya tidak adil dan ada dugaan kecurangan, tentu tidak bisa kami terima begitu saja. Harapan kami minimal ada PSU di TPS 14," tegasnya.

Ia menyebut belum bisa menerima tawaran damai karena persoalan masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

Soroti Pelantikan 4 November

Michael juga menyoroti rencana pelantikan kepala desa terpilih pada 4 November mendatang.

"Pelantikan secara administratif mungkin tetap berjalan, tetapi proses hukum tetap akan berjalan. Jika tidak ada PSU dan tidak ada tindak lanjut jelas dari Bupati Bekasi, kami akan gugat ke pengadilan," ujarnya.

Langkah hukum tersebut akan merujuk pada peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup) tentang Pilkades. 

Buka Peluang Jalur Pidana

Lebih jauh, pihaknya membuka peluang membawa sengketa ini ke ranah pidana jika ditemukan bukti yang memenuhi unsur.

"Kalau kami menemukan bukti, jangan salahkan kami jika persoalan ini masuk ke ranah pidana. Dugaan kami ada, tapi semua akan kami buktikan melalui proses yang berlaku," kata Michael.

Hingga mediasi berakhir, belum ada titik temu. Kuasa hukum memastikan akan terus mengawal kasus ini demi memastikan proses demokrasi di tingkat desa berjalan adil dan sesuai ketentuan.


Baca Selengkapnya

27/10/2026

PKK Kabupaten Bekasi Gelar Rakorda 2026, Nia Asep Tekankan Kesejahteraan Keluarga Berkelanjutan

PKK Kabupaten Bekasi Gelar Rakorda 2026, Nia Asep Tekankan Kesejahteraan Keluarga Berkelanjutan
Selasa, Oktober 27, 2026
Nia Yuliawati Asep. Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PKK Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026
Cyberindo.id – Upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga harus menjadi perhatian bersama dan dilakukan secara berkelanjutan. Hal itu ditekankan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep.


Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PKK Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di Ruang Rapat KH. Ma'mun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (27/10/2026).


Nia menegaskan, Rakorda menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi program, serta menyamakan persepsi agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK semakin terarah.


Baca juga: Job Fair Virtual Kabupaten Bekasi 2026 Dibuka, 1.313 Lowongan kerja dari 45 Perusahaan


“Rakorda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi program, dan menyamakan persepsi agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK semakin terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nia.


Ia menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK, perangkat daerah, dan mitra lintas sektor. Menurutnya, PKK harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan.


Pemberdayaan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat harus menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan.


“Pelaksanaan program PKK perlu mendapatkan perhatian dan prioritas melalui penanganan yang terencana dan berkelanjutan,” katanya.


Nia berharap, melalui Rakorda ini, seluruh kader PKK di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dapat semakin solid dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga demi mewujudkan keluarga sejahtera di Kabupaten Bekasi.

Baca Selengkapnya